DSI Aceh Gelar Seleksi Tilawatil Qur'an Dan Hadist Nasional Tahun 2021

Banda Aceh | Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh mengadakan seleksi tilawatil Qur'an dan Hadist (STQH) tingkat nasional ke 26 tahun 2021, berlangsung di gedung lembaga pengembangan tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Aceh.

Penyelenggaraan STQH tingkat nasional tersebut dibagi dalam dua gelombang, pertama berlangsung sejak tanggal 2 sampai dengan 4 Maret, sedangkan gelombang kedua akan dilaksanakan dari tanggal 6 sampai dengan 8 Maret 2021 mendatang.

Jumlah peserta yang ikut dalam seleksi sebanyak 60 orang, terdiri dari 28 orang gelombang pertama dan 32 orang gelombang kedua.

Kepala dinas syariat Islam Aceh Dr EMK Alidar S Ag M Hum dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta STQH tingkat nasional ke 26 yang dilaksanakan Dinas Syariat Islam Aceh melalui unit pelaksana teknis daerah (UPTD) LPTQ Aceh.

Kata dia, para peserta STQH Aceh yang terpilih dalam seleksi nantinya akan mengikuti STQH tingkat nasional tahun 2021 di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara direncanakan berlangsung pada bulan Oktober 2021 mendatang.

"Para duta-duta yang diikutkan pada STQHN ke 26 di Maluku nanti diharapkan mampu membawa hasil yang gemilang serta akan mengharumkan nama Provinsi Aceh di tingkat nasional," imbuhnya.

Dijelaskan, MTQ tingkat nasional ke 28 di Kota Padang Sumatera Barat tahun 2020 lalu kafilah Aceh mengalami penurunan prestasi yang sangat dratis, ia mengakui bahwa persiapan saat itu tidak maksimal dan dengan berbagai keterbatasan terutama tidak tersedianya dana untuk pembinaan atau training center (TC) peserta.

Akibatnya, apa yang diperoleh saat itu telah memunculkan banyak kritikan kepada Pemerintah Aceh, khususnya bagi Dinas Syariat Islam Aceh sebagai pelaksana teknis kegiatan.

Bagi kami kritikan itu menjadi sebuah motivasi untuk terus melakukan perbaikan dalam segala aspek, sehingga pada STQH tingkat nasional tahun ini kafilah Aceh harus bangkit untuk menunjukan bahwa Provinsi Aceh mampu bersaing dan membawa harum nama masyarakat Aceh, harapnya.

EMK menambahkan, seleksi peserta yang dilaksanakan itu merupakan proses untuk menjaring dan memilih putra putri insan qur’ani terbaik di Aceh serta menguasai bidangnya masing-masing.

Kadis juga berpesan, bagi yang terpilih menjadi peserta STQH nasional nanti jangan terlalu berbangga diri, namun bersyukurlah dan persiapkan diri untuk mengikuti tahap TC sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Sedangkan kepada peserta yang belum terpilih untuk mengikuti STQH tingkat nasional tahun ini diminta tidak berkecil hati dan patah semangat, teruslah belajar serta mengembangkan potensi, karena kedepan masih banyak event-event nasional bahkan internasional yang dapat diikuti.

Sementara itu, kepada tim seleksi Kadis Syariat Islam berharap agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, berkeadilan dan bertanggung jawab dalam memilih calon peserta terbaik sebagai duta-duta Aceh pada STQH tingkat nasional tahun 2021, ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan STQH ke 26 tersebut dua orang pelatih nasional yaitu, ustazd Ahmad Muhajir pelatih cabang tilawah dan ustazd Syahrir Ali Basyah pelatih dari cabang Tahfidz.