MTQ Dunia Melayu Dunia Islam Berakhir

* Qari Aceh, Afrika hingga Thailand Raih Prestasi

BANDA ACEH | Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) sudah berakhir dan ditutup, Rabu (15/12) malam di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Tahun ini Aceh menjadi tuan rumah ajang tahunan tersebut.

MTQ Internasional DMDI itu diikuti oleh 35 peserta putra putri.

Mereka berasal dari 15 provinsi di Indonesia dan lima negara.

Para peserta dari luar negeri berasal dari Malaysia, Singapura, Thailand, Australia, dan Afrika Selatan.

Dalam pengumuman penjurian dewan hakim yang dibaca oleh Ustaz T Mardhatillah, selaku dewan hakim, qari dan qariah asal Sumatera Utara meraih prestasi dalam ajang tersebut, yaitu Ahmad Khairi Novandra dan Anggraini.

Sementara juara dua qari yaitu, Baharuddin asal Sulawesi Selatan, juara III Hamdani Rosyidi asal Riau, harapan I diraih oleh Esa Leak asal Afrika Selatan, dan Anas Wado asal Thailand.

Sementara untuk putri, juara II tilawah diraih oleh Elly Silviani asal Aceh, juara III Nida Khairiyah asal Kalimantan Selatan.

Sementara juara harapan I diraih Fiska Gustri asal Jawa Barat dan juara harapan II diraih oleh Siti Mamona asal jakarta.

Gubernur Aceh dalam sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Drs Bukhari MM menyampaikan, atas nama Pemerintah Aceh, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia.

Terima kasih juga kami sampaikan kepada Presiden Dunia Melayu Dunia Islam, Tan Sri Haji Muhammad Ali Bin Muhammad Rustam, yang telah memberikan kepercayaan kepada Aceh sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Internasional DMDI 2021 ini.

Gubernur juga mengajak semuanya agar tidak memandang MTQ ini hanya sebagai sebuah acara rutin semata, maupun sebagai sebuah lomba menang kalah dalam seni membaca Al Qur’an.

Esensi yang lebih penting dari event ini adalah sebagai bentuk syiar agar seluruh lapisan umat Islam mencintai dan memuliakan Al Qur’an.

“Oleh karena itu, marilah kita jadikan MTQ Internasional DMDI ini sebagai sarana silaturrahmi dan wahana memperkuat ikatan spirit serta energi bagi Dunia Melayu Dunia Islam, dalam membumikan Al Qur’an di kehidupan sehari hari setiap muslim,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya. (mun)

Sumber : Serambinews